Login


Email | Recover Password
 

Tips Berkebun Dengan Lahan Sempit Dibelakang Rumah

maiwn 1

Sebagian besar orang jarang memanfaatkan lahan kecil belakang rumah mereka dan membiarkanya atau pun di gunakan untuk menumpuk barang yang sudak tidak terpakai. jangan sia-siakan lahan belakang rumah anda, lahan kecil pun dapat di sulap menjadi Kebun/Taman kecil yang sangat berguna. berikut tips dari kami untuk memanfaatkan lahan dibelakang rumah anda :

 

main pict

 

Lahan Kecil Bukanlah Masalah Kecil

Semua usaha berkebun yang sukses, besar atau kecil, dimulai dengan tanah yang subur. Jika Anda memiliki lahan besar dengan tanah yang kurang subur anda biasa menam dengan memberi jarak tanaman. Namun, di ruang kecil, cara pendekatan itu tidak berhasil. Anda Bisa menambahkan banyak kompos dan anda bisa menambahkan lebih banyak bahan organik 3 bulan sekali.

Jenis tanah yang ideal untuk menanam tanaman adalah tanah lempung, antara tanah liat dan tanah berpasir. Jika Anda tidak yakin jenis tanah apa yang Anda miliki, ambil beberapa tanah di telapak tangan anda, basahi dan coba buat bola. Jika itu membentuk gumpalan keras yang kuat, maka anda memiliki banyak tanah liat dilahan tanah anda. Jika Anda tidak dapat membentuk bola, kemungknan laha Anda megandung pasir. Jika bentuk bola tetapi cukup mudah pecah, Anda mungkin memiliki lahan dengan tanah lempung. Tidak peduli jenis apa pun yang anda miliki, anda dapat memperbaiki struktur tanah dan kesuburan tanah anda dengan memberi kompos ke lapisan teratas tanah anda setiap 6 bulan sekali. Mereka yang memiliki ruang sangat terbatas dapat merasa terbantu karena mengetahui ada opsi pengomposan yang efektif yang cocok bahkan untuk ruang terkecil.

 

 

artikel lahan kotak

 

 

Intens

Tanah subur yang mempertahankan kandungan nutrisi dan air adalah salah satu kunci sukses dengan “penanaman intensif,” yang merupakan cara terbaik untuk menanam banyak di area kecil. Teknik ini pertama kali di buat oleh orang Amerika bernama John Jeavons dan Mel Bartholomew. Dalam buku klasiknya yang berjudul 1974, Cara Menumbuhkan Lebih Banyak Sayur di tanah yang lebih Kecil dari yang anda bayangkan, Jeavon memperkenalkan orang Amerika pada teknik berkebun intensif Prancis, terutama persiapan tanah mulai dari gali ganda dan pola penanaman tanaman intensif. Tujuh tahun kemudian, Bartholomew membuat lagi cara baru untuk memikirkan pola-pola ini dalam buku klasiknya, “Square Foot Gardening”.

Jeavons dan Bartholomew menyarankan penanaman dalam pola geometris yang sangat sempit yang akan memungkinkan tanaman untuk menciptakan “nuansa lebih hidup” pada saat dedaunan mulai tumbuh dewasa.

Namun, untuk menciptakan efek ini, anda perlu mengetahui berapa banyak ruang untuk memberi setiap tanaman. Mel Bartholomew adalah pemcipta taktik yang sangat sederhana dan untuk mengatur grid 1-kali-1-kaki ruang kebun. Tanaman besar seperti brokoli, cabai, dan kubis membutuhkan lahan persegi agak besar, sedangkan yang kecil seperti wortel dan lobak dapat ditanam dengan lahan persegi kecil.

Print