Login


Email | Recover Password
 

Jangan Ragu Berinvestasi Rumah, Dapatkan Keuntungannya

Jangan Ragu Berinvestasi Rumah, Dapatkan Keuntungannya

Jangan Ragu Berinvestasi Rumah, Dapatkan Keuntungannya

Sebenarnya seperti apa sih berinvestasi dalam bentuk instrumen rumah? Mengapa  dalam berinvestasi dalam bentuk rumah sangat diminati oleh kebanyakan masyarakat? Berikut alasan besar untuk menjawab pertanyaan tersebut.

 

Hal Pertama, harga bangunan dan tanah di Indonesia  terus melonjak dan termasuk di dalamnya adalah harga rumah. Hal ini memperlihatkan, ada banyaknya perumahan yang mengalami lonjak kenaikan harga yang cukup signifikan, terkadang ada yang dua kali lipat, atau bahkan tiga kali lipat dalam jangka waktu beberapa tahun saja. Dengan adanya harga yang terus melonjak naik, tentunya Anda akan mendapatkan keuntungan yang cukup besar ketika menjualnya.

 

Kedua, dimulai dari faktor risiko yang cenderung lebih kecil, dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya. Dibandingkan dengan deposito, emas atau investasi lain, properti mempunyai karakter yang tahan lama. Bisnis properti memiliki horison (jangka waktu) investasi rata-rata 3 – 5 tahun. Artinya, setelah 3 – 5 tahun perkembangan nilainya sudah cukup berarti untuk menghasilkan capital gain (selisih harga beli dan harga jual) khususnya dalam berinvestasi rumah.

 

Ketiga, modal investasi yang dikeluarkan tidak perlu sebesar di nilai investasinya, yaitu harga rumah. Mengapa seperti itu? Karena anda cukup mengeluarkan uang muka sebesar 30% dari harga rumah kemudian mencicilnya selama beberapa waktu. Tentu tak perlu menunggu cicilan selesai anda sudah bisa menjualnya kepada orang lain karena anda bisa melakukan over credit kepada orang lain. Harga jual dan harga beli serta cicilan yang anda keluarkan tentunya terdapat selisih yang bisa anda ambil sebagai keuntungan dalam berinvestasi rumah .

 

Di dalam Berinvestasi, tentu pasti ada risiko yang harus ditanggung. Misal, anda salah memilih letak lokasi rumah atau tanah dan menyebabkan harga jual rumah atau tanah tidak meningkat atau kalaupun harganya naik, peningkatannya sedikit dan lambat. Penyebabnya bisa saja karena faktor sering banjir,suplai air tidak bersih atau fasilitas sarana prasarana yang disediakan pengembang tidak menarik dan tidak tahan lama. Hal ini tentu merugikan Anda karena tak sesuai dengan harapan yang anda inginkan.

 

Oleh sebab itu, ketika anda memutuskan ingin membeli rumah atau tanah untuk berinvestasi, ada banyak pertimbangan yang harus dipikirkan. Cari informasi sebanyak  mungkin, lalu bandingkan satu perumahan dengan perumahan lainnya atau bandingkan lokasi satu dengan lokasi lainnya, lihatlah potensi yang berkembang di daerah tersebut. Sehingga keuntungan  yang kita dapat, bukannya kerugian.

 

Demikian pembahasan mengenai “Jangan Ragu Berinvestasi Rumah, Dapatkan Keuntungannya” yang telah di Uraikan, semoga bermanfaat.(AR)

Print